Apa Yang Membuat Hari Ini Terasa Istimewa?

Tags

Kalau pertanyaan itu diajukan pada saya hari ini, saya bisa menjawab dengan satu kalimat. Namun biar lebih seru, saya akan menceritakan proses penemuan jawabannya.

Sepanjang waktu kerja kantor, saya berhasil membuat diri saya menyelesaikan beberapa bacaan literatur terkait penelitian kantor. Saya sampai terkagum pada pencapaian yang luar biasa -buat saya- di tengah cuaca panas di luar sana dan sekian banyak pikiran berat di kepala yang menunggu untuk diatasi.

Kalau dirunut, apa yang membuat saya begitu bersemangat seharian adalah karena saya berhasil dengan mudah memperoleh apa yang benar-benar saya butuhkan sekarang.

Ceritanya, ketika saya ingin berangkat ke kantor, saya terjebak dalam keribetan super saat mencari kaos kaki bersih. Dan akhirnya, mengingat keterbatasan waktu yang dimiliki untuk mengejar jadwal commuter line. saya pun memutuskan menggunakan kaos kaki yang sudah saya pakai kemarin *yang mmmm..sejujurnya belum saya ganti dalam periode waktu yang cukup lama, eeww..

Begitu turun di peron 6 stasiun tanah abang, saya seperti sejuta pengguna kereta api lainnya, langsung berebut naik tangga, yang mana suasana kacaunya benar-benar membuat saya harus super duper sabar.

Begitu keluar dari stasiun, saya pun seperti biasa  langsung lurus menembus rayuan puluhan tukang ojek dan bajaj  yang minta untuk disewa. “Bu..mau kemana? sama saya aja?” atau  “Mba, panas nih, naik bajaj saya aja yuk..” atau yang hanya melambai-lambai sok kenal.

Di tengah suasana jumpa fans itu, saya melihat ada lapak kaos kaki, dan saya menemukan kaos kaki favorit saya disana. Guess what? Harganya jauh lebih murah daripada yang biasa saya beli di ITC atau mal lainnya. Biasanya saya membeli kaos kaki  tersebut dengan harga Rp 15.000 untuk dua pasang kaos kaki. Namun di lapak itu, dia menawarkan harga Rp 10.000 untuk 3 pasang kaos kaki nyaman sedunia itu. Saya tidak perlu adu urat buat menawar kaos kaki itu saja, saya sudah mendapatkan harga yang murah, dan itu membuat saya sangat terharu.

Kalian boleh berpikir bahwa saya ini berlebihan atau apa. Tapi memang yang membuat hari saya terasa lebih istimewa saat ini : 3 pasang kaos kaki favorit dengan harga sepuluh ribu rupiah saja.

Beasiswa S2 Kominfo 2012

Tags

, , ,

Yaaaayyy, beasiswa S2 Kominfo datang lagi! Buat yang ngebet ingin kuliah lagi, silahkan memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Batas waktu penyerahan syarat-syaratnya sebelum tanggal 29 Februari 2012. Jadiii, kalau kira-kira nilai TOEFL atau IELTS dan TPA (Tes Potensi Akademik) kalian masih belum mencukupi, masih ada waktu sebulan lagi untuk mendapatkan nilai minimum yang disyaratkan :) Syarat lainnya bisa dibaca dalam post ini.

Sekedar membantu membagikan info, beasiswa ini ditujukan untuk : PNS, yakni pegawai negeri sipil di lembaga kementerian dan lembaga non-kementerian, termasuk anggota TNI/ POLRI, baik di lingkungan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah ; Lembaga pendidikan, yakni pimpinan, dosen, dan staf pada lembaga-lembaga pendidikan, baik negeri maupun swasta; dan Karyawan Swasta, yakni karyawan dan karyawati perusahaan-perusahaan swasta, yang bekerja minimum 2 (dua) tahun dalam bidang TIK.

Syarat-syarat yang perlu kamu penuhi adalah kamu harus :

  1. Lulusan sarjana (S1)
  2. Memiliki IPK minimal 2.90 (dari skala 4)
  3. Memiliki nilai Institutional TOEFL (ITP)  minimal 570 atau IELTS minimal  6.5
  4. Memiliki nilai Tes Potensi Akademik (TPA) minimal 550
  5. Mendapat ijin dari pejabat yang berwenang ( Bagi PNS minimal Pejabat Eselon II, bagi dosen atau staf pengajar minimal Dekan, bagi karyawan/karyawati swasta oleh pimpinan perusahaan)
  6. Memiliki pengalaman kerja minimal 2 tahun
  7. Berusia maksimal 35 tahun
  8. Belum memiliki gelar dan tidak sedang menerima beasiswa lain dan/atau sedang mengikuti program pendidikan S2

Nantinya, kamu-kamu yang melamar beasiswa ini dan lulus dalam seleksi akan mengikuti program pendidikan S2 di perguruan tinggi yang bekerjasama dengan Kominfo  di Belanda, Jepang, Jerman, Korea Selatan dan Australia.

Pelamar wajib memilih program studi sesuai dengan bidang-bidang studi yang telah ditetapkan Kementerian Kominfo, diantaranya :

  1. Hukum (Cyber, Satelit, Telekomunikasi, dan bidang hukum lainnya yang terkait dengan TIK)
  2. Ekonomi (e-Commerce, e-Business, Accounting and Financial Information System, dan bidang ekonomi lainnya yang terkait dengan TIK)
  3. Ilmu Komputer
  4. Teknik Informatika
  5. Teknik Elektro/Elektronika
  6. Teknik Telekomunikasi
  7. Digital Media dan/ atau New Media
  8. Ilmu Komunikasi: Penyiaran, Jurnalistik, Periklanan, Design Grafis, Animasi, Public Relations, Media Kreatif

Naaah, kalau dari sekian banyak program studi, ada yang menjadi minat kamu, jadi tunggu apalagi, silahkan daftar online di sini dan lengkapi dokumen-dokumen berikut :

1. Fotokopi kartu identitas diri : Akte kelahiran, KTP, Paspor (jika sudah ada)

2. Fotokopi ijazah S1 yang dilegalisir

3. Fotokopi ijazah S1 yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris

4. Fotokopi transkip nilai S1 yang dilegalisir

5. Fotokopi transkip nilai S1 yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris

6. Fotokopi sertifikat ITP TOEFL/IELTS

7. Surat Keterangan Sehat dari Dokter

8. Fotokopi Sertifikat TPA dari UPP TPA Bappenas

9. Surat Keterangan Catatan Kepolisian

10. Letter of Acceptance dari perguruan tinggi luar negeri (bila sudah ada)

11. Pengalaman Akademik dan Motivasi Studi (lLampiran 1)

12. Surat pernyataan Pelamar bermaterai (Lampiran 2)

13. Surat rekomendasi Atasan (Lampiran 3)

14. Pas foto berwarna 4 x 6 cm sebanyak 4 buah

Semua syarat ini dikirimkan ke :

KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA

Tim Pengembangan Sumber Daya Manusia

Panitia Seleksi Beasiswa S2 Luar Negeri

Gedung Depan Kementerian Komunikasi dan Informatika Lt. 4

Jalan Medan Merdeka Barat No. 9

Jakarta – 10110

Memang cukup banyak dokumen yang harus dipersiapkan, namun kalau niat sudah bulat untuk sekolah lagi dengan beasiswa, tentunya semua keribetan ini bisa kamu jalani dengan ikhlas dan senang hati bukan ? :D

Selamat berjuang, semoga kamu menjadi salah satu pelamar yang berhasil yaaa :)

Oya,informasi selengkapnya kamu bisa baca langsung di situs Kominfo . Di sana juga kamu akan dapat template formulir untuk Lampiran 1, 2 dan 3.

Meja Rasa Baru

Tags

Hari ini saya bertekad untuk lebih baik lagi dalam bekerja. Ya, ini memang menyangkut resolusi tahun baru saya untuk menjadi peneliti resmi tahun ini. Dengan bekerja lebih baik, ini berarti saya akan lebih produktif dalam menghasilkan tulisan-tulisan. Hmm, sebenarnya saya juga ingin lebih maksimal di forum karya tulis ilmiah nanti. Soo, saya harus lebih rajin menulis dan menulis :) Dan semuanya tak akan bisa terlaksana dengan suasana meja kantor saya yang super.. Berantakan!  Haha, pasti kalau orang lain lihat, mereka ngga akan ngira kalau ini tuh meja cewe. Dan untung saja di kantor tidak ada program penilaian meja karyawan rapi dan tidak *err, mungkin juga karena ngga semua punya meja kerja sendiri, upss.. :D Kalau ada program seperti itu, seperti yang pernah saya alami waktu di Mandiri, pasti meja saya dapat pin lalat, sebagai pemenang kategori meja yang paling menggenaskan, hehe..
Lihatlah keadaan sebelumnya,

Saking malasnya, foto di pigura aja masih default dari undangan teman :D

Itu hanya yang tampak di luar, belum lagi yang ada di dalam laci-lacinya. Fuuh, saya sampai ngga sanggup buat ambil fotonya, hehe..

Dan jreng jreeeeeng.. Ini adalah keadaan sesudahnya *yang memakan waktu seharian untuk merapikannya :p

Agak buram sih, tapi yang penting rapinya kelihatan kaan? :)

Terlihat kan perubahan yang signifikan??? Dan perhatikan pernak-pernik perintilannya, lucu kaaaan, berasa kembali muda deh, huahaha.. Dan semua perintilan ini saya beli di pasar Jatinegara, huaa laper mata deh karena barangnya lucu-lucu sekali.
Sebenarnya ide menghias meja ini terinspirasi setelah saya nonton satu serial Korea berjudul Prosecutor Princess, yang mana tokohnya adalah seorang jaksa wanita yang girlie banget, dan doi menghias ruang kerjanya dengan sangat manis. Padahal itu ruangan buat investigasi kasus-kasus kriminal, tapi malah dibuat seperti suasana kamar gadis remaja. Dan saking centilnya, semua anak buahnya, ngga peduli wanita atau pria,  jadi ‘terpaksa’ pakai pulpen yang ada bulu-bulunya gitu, hehe..

Semoga dengan awal yang baik ini, dari meja kerja yang cantik ini *sama kayak yang punya cantik juga kan? , bisa menghasilkan karya tulis yang cantik juga. Amiiiin..
Semangaaaat \(^-^)/

Regards,

Posted from WordPress for Android

2012

Tags

Tidak terasa ya sudah berganti tahun, 2012. Hmm..Tahun baru, kebanyakan orang pasti sudah menyiapkan, atau minimal sudah terbayang apa yang ingin dilakukan atau dicapai setahun kedepan. Begitu juga dengan saya yang sudah memikirkan ini dan itu. So, daripada cuma dipikirkan yang nantinya bakal menguap begitu saja, tidak ada salahnya saya menuliskan sebagian kecilnya di blog tercinta ini. Siapa tahu, siapa tahu ya, keinginan-keinginan ini bisa tercapai karena termotivasi terus setiap melihat blog. :D

1. Menghilangkan embel-embel calon di depan jabatan fungsional saya. Ini artinya, saya harus bisa jadi peneliti, secara official. Untuk bisa mencapai kesana, saya harus MAU mengurus administrasi alias semua syarat-syarat yang telah ditentukan oleh LIPI untuk bisa secara resmi menjadi Peneliti Pertama. Ini juga artinya, saya HARUS rajin menulis karya ilmiah dan melakukan semua kegiatan penelitian dengan senang hati. HARUS BISA.

2. Lebih SERIUS untuk persiapan kuliah S3. Kalau untuk resolusi yang ini, prosesnya memang pasti akan panjang, Tapi ya kalau memang mau cepat kuliah S3, mau ngga mau semua persiapannya harus dijalani. Cari kampus dan jurusan yang sesuai dengan bidang kerja tapi juga yang selaras dengan peminatan, supaya kelak pas menjalankan kuliahnya bisa ikhlas biarpun tugasnya bisa bikin setengah gila. Nah, selain itu juga saya harus mulai gigih mencari beasiswa. Untuk ke arah sana, berarti saya harus bisa lulus tes IELTS atau TOEFL yang diakui secara internasional. Kalau begini, berarti selain keajaiban Tuhan, saya juga musti berusaha keras untuk bisa meningkatkan kemampuan bahasa inggris yang SUPER PAS, menjadi yang memenuhi standar. Pe er besar nih !

3. Have a baby. Ini menjadi doa sekaligus keinginan terbesar dan terindah yang saya harap dapat terpenuhi. Amiiin :)

Ada satu quote yang saya sering dengar dari salah satu iklan perusahaan asuransi jiwa. Di iklan tersebut, sang direktur bilang begini :

Kemarin adalah sejarah, hari ini adalah anugerah, dan esok adalah harapan…”

Terlepas dari apakah beliau mengkopi quote dari tokoh lain atau tidak, yang jelas apa yang dikatakannya memang benar.

Jadi, selamat berharap dan beraksi untuk masa depan yang lebih indah :)

Regards,

The Wedding Day : Akad

Tags

, ,

Akhirnya hari itu datang juga pada saya. Minggu, 20 November 2011. Pukul 11.00 WIB.

Berjalan *senti per senti* menuju masjid

Hari yang dinanti-nantikan hampir seluruh perempuan di dunia. Hari ketika seorang laki-laki menyatakan janjinya di hadapan Tuhan untuk menikahi saya. Disaksikan juga oleh kedua orang tua dan orang-orang yang menyayangi saya. Ketika kalimat akad tersebut diucapkan, dan disambut riuh ‘SAH’ di se-antero masjid Miftahul Wasliyah, tempat dilangsungkannya akad kami, meneteslah air mata saya. Air mata bahagia. Hari ini, resmilah saya menjadi istri dari laki-laki yang saya cintai, dan yang sangat mencintai saya.

Totally Happy :D

We’ve made it ! Itulah kata pertama yang dia ucapkan ketika saya duduk bersanding setelah kami sah menjadi sepasang suami istri. Memang untuk sampai ke tahap ini, begitu banyak hal yang telah kami alami. Dan rupanya, 4JJI meridhai untuk mengikatkan kasih sayang di antara kami.

Alhamdulillah, selain satu jam telatnya kedatangan penghulu, tidak ada cobaan lain yang berarti. *Padahal itu yang paling penting ya, hehe.. Dengan alasan pernikahan kami yang berlangsung di tanggal cantik sehingga sudah pasti banyak penggemarnya, maka saya memaklumi beliau yang super sibuk di hari itu. Begitu sampai pun, si penghulu itu tidak lama menginjakkan kaki di mesjid ini, karena harus segera meluncur ke tempat akad lainnya, yang juga sudah bisa ditebak, sang calon pengantin disana juga  pasti harap-harap cemas menantikan penghulu yang tak kunjung datang :grin:

Lagi-lagi berjalan *senti per senti*, tapi kali ini didampingi suami :D

Tapiiii, naik mobil memang lebih baik kalau kondisi kain bawahan super 'tight' kayak gini :D

Akad berjalan dengan baik, kemudan menuju ke rumah untuk melangsungkan syukuran kecil, sambil mengucapkan terima kasih kepada seluruh tamu yang sudah setia mengikuti jalannya akad, dan juga tamu undangan yang sudah menyempatkan diri untuk menghadiri dan memberikan doa restu kepada kami. Dan saatnya juga saya berganti baju, kebaya berwarna UNGU.

Bersambung di posting selanjutnya ya :smile:

Regards,

Satu hari lagi

Tags

Satu hari lagi. Bukan, sebenarnya beberapa jam lagi. Saya insya Allah akan melepas masa lajang, dan resmi mendapat status baru sebagai seorang istri. Dalam proses persiapannya kurang lebih dua bulan itu, memang mengisahkan banyak peristiwa. Yang manis maupun yang tidak menyenangkan hati. Namun semuanya bermuara pada kehendak Yang Maha Kuasa. Bahwa kita sudah berusaha melakukannya sebaik mungkin, tetap 4JJI yang menentukan. Ada rencana yang tidak terpenuhi sesuai keinginan, namun banyak pula pertolongan 4JJI yang menjadikan rencana tersebut terlaksana melebihi harapan. Maka rasanya tidak ada alasan untuk tidak terus mengucap syukur atas semua karunia. Saatnya meyakini hati bahwa 4JJI Maha Mengetahui kebutuhan hamba-Nya, dan semua yang terjadi itu terjadi atas izin 4JJI. Sebagai makhluk yang lemah pun tidak ada salahnya untuk terus berdoa, semoga 4JJI memberikan kemudahan dan kelancaran hajat esok tanpa kekurangan suatu apapun.

Mohon doa restunya ya, teman :)

Posted from WordPress for Android

(Masih Tentang) Undangan Yang Tak Kunjung Datang

Tags

Hari Rabu sudah berlalu. Sang vendor undangan pun kembali tak bisa memenuhi janjinya, dan minta untuk diundur waktunya hingga hari Sabtu ini. Ketika ditelepon lagi, sang vendor pun lagi-lagi menjawab, maaf diundur ya jadi hari Senin depan. Karena besok kan Iedul Adha, jadi ngga ada anak buah yang bisa dipaksa untuk lembur.

Ya bener siiih, tapi kaaan..

Jadilah si aa setres sendiri. Akhirnya si aa membuat rencana, dengan membuat undangan backup di tempat lain sebanyak 200 undangan. Memang jatuhnya lebih mahal seribu rupiah per undangan dan tanpa poly, namun vendor baru ini menjanjikan bisa jadi di hari Selasa. Dan si vendor menyanggupi untuk membuatnya sama seperti rancangan sang desainer undangan.

Jujur, awalnya saya sempat tidak setuju dengan rencana ini. Meskipun bukan saya yang bayar, tapi tetap saja bakal jadi pemborosan. Yang seharusnya undangan jatuhnya cuma 2.500 rupiah per buah, yang mana itu harga yang terjangkau untuk undangan, eh malah jadi membengkak dengan adanya rencana backup ini.Saya sempat bertahan dan berargumen untuk meminta si aa sabar menunggu hingga hari Senin. Kan vendor undangan bilang, akan diusahakan jadi hari Senin depan. Namun si aa sudah hilang kepercayaan pada beliau, karena beberapa kali merasa dibohongi, hehe.. Si aa cuma ingin ada undangan fisik yang bisa dipegang dan sudah bisa mulai disebarkan. Terutama untuk rekan-rekan orang tua kami. Kalau untuk teman-teman aa dan saya, memang sudah disebarkan melalui jejaring sosial terhitung mulai 3 November kemarin(T.G.I.F = Thanks God Its Facebook :smile: ).

Memang jadinya over budget untuk urusan undangan, tapi apa mau dikata, solusi inilah yang membuat semua pihak terkait menjadi tenang. Jadi, harus diikhlaskan saja, supaya hasilnya bagus dan sesuai harapan, dan yang penting tepat waktu.

Mudah-mudahan semuanya lancar jaya. Amin.

Regards,

Undangan Berujung Linangan

Tags

Kemarin saya sempat berfikir, ah ternyata ngurusin nikah itu tidak sampai membuat saya nangis bombay. Ealah dalah, hari ini saya pun mengalami kejadian yang membuat air mata saya turun mengalir dengan derasnya.

Sekarang saya bisa menulis kisah ini sambil tersenyum dan tertawa. Alhamdulillah mood bisa berangsur membaik. Saya sendiri merasa ajaib akan perbaikan mood yang begitu cepatnya. Padahal, sejam yang lalu saya baru saja kehilangan kendali dan marah-marah di telepon terhadap sang vendor undangan.

Begini ceritanya, sekitar jam setengah 3 sore, si aa mengabarkan via sms kalau undangan yang sedianya diambil besok pagi itu jadi mundur hingga hari Rabu. Dan dia minta agar saya yang menghubungi pihak vendornya.

Hari Rabu? Itu berarti akan menggagalkan beberapa rencana yang sudah kami susun untuk membagikan beberapa undangan terhadap rekan mama, teman kuliah aa, dan teman SMA saya. Minggu ini mama ada acara di organisasinya, dan kebetulan juga ada teman aa dan teman saya yang menikah di minggu ini. Jadi, acara tersebut bisa jadi momen yang tepat untuk menyebarkan beberapa undangan. Namun dengan kemunduran ini, maka kami pun harus menyiapkan rencana lagi untuk menyebarkan undangan tersebut.

Akhirnya, saya pun menelepon vendor tersebut bermaksud meminta kejelasan akan nasib undangan saya dan aa. Sungguh mengejutkan percakapan kami :

Saya : “Maaf Pak, saya mau menanyakan tentang undangan untuk Kaut dan Tanta..”

Vendor : “LOH KOK ANDA NANYA LAGI ! TADI KAN SAYA SUDAH JELASKAN SAMA MASNYA. UNDANGANNYA JADI HARI RABU. FILMNYA BARU JADI HARI INI DAN BARU NAIK CETAK BESOK!”

Saya : ” Kok baru bisa naik cetak besok? Kan Bapak menjanjikan pada kami undangan akan selesai hari Sabtu ini..”

Vendor : “SAYA NGGA BISA DIDESAK BEGITU. KALAU MAU TETAP CETAK YA JADINYA HARI RABU, KALAU NGGA MAU YA SUDAH, BIAR NGGA USAH DICETAK SEKALIAN, MUMPUNG BELUM TERLAMBAT!!!

Kenapa itu hurufnya saya tulis dengan capslock? Itu untuk mengekspresikan suara sang pemilik vendor yang menggelegar. Saya kebingungan setengah hidup. Kok malah galakan dianya yaaa? Yang salah siapa? Hellooooo… Saya merasa diremehkan haknya sebagai pelanggan.

Dan bodohnya lagi, saya yang sensitif ini paling tidak bisa menerima komunikasi dalam bentuk teriakan seperti itu. Alhasil, jadilah saya menangis sesenggukan.

Kemudian suara di seberang sana, berganti jadi lembut dan manusiawi. Ternyata sang anak buah mengambil alih.

Anak Buah : Mba, maafkan bos saya ya, dia memang suaranya keras begitu, tapi sebenarnya baik kok..”

Saya : “Terus jadinya gimana mas?

Anak Buah : Kami minta maaf ya mba tidak bisa memenuhi janji. Karena ternyata minggu-minggu kemarin banyak sekali kendala yang kami hadapi. Ini saja undangan untuk tanggal 4 November masih dalam proses. Jadi memang berurut gitu mba. Tapi kali ini kami memastikan akan jadi hari Rabu sore..”

Saya(sambil masih sesenggukan): ” Ya sudah deh mas..hari Rabu sore ya..”

Anak Buah : “Sekali lagi kami minta maaf ya..”

Mau bagaimana lagi? Kami butuh undangan tersebut. Mencari percetakan lainnya belum tentu bisa menjanjikan waktu cetak yang lebih cepat. Kami terlanjur percaya terhadap vendor tersebut karena banyaknya rekomendasi. Kami juga tidak melakukan perjanjian hitam di atas putih mengenai masalah ini. Karena si vendor juga tidak ada mekanisme seperti itu. Mungkin ini bisa menjadi pelajaran buat para calon pengantin untuk lebih berhati-hati untuk masalah seperti ini.

I felt so bad karena sudah kehilangan kontrol. Merasa lose. Harusnya saya bisa menyikapinya dengan lebih bijak. Tidak perlu teriak-teriak sampai nangis sesenggukan. Kan tidak anggun jadinya, hehe.. Mungkin inilah salah satu bentuk ujian kesabaran bagi calon pengantin yang masih perlu saya latih.

Sekian curhat saya hari ini, mohon doanya ya..Semoga undangan kami memang benar jadi hari Rabu depan. Amiiiin.. :)

Regards,

PS : Ternyata menulis itu benar-benar membuat hati lega..

Sebulan Lagi

Lama tidak menyentuh blog ini. Kangen berat. Jujur, beban kerja sedang meningkat secara signifikan. Semua kerjaan harus diselesaikan secara paralel. Tidak!!! Semoga semua titah negara ini bisa diselesaikan sebelum the day. Tepatnya, a week before the day :D

Dan oh, 20 Oktober menuju 20 November. Tanggal ini semakin mengingatkan saya jika sebulan lagi status di KTP saya  Insya 4JJI akan berganti.

Dengan begitu, harusnya semangat kerja saya tumbuh lagi supaya izin cuti bisa tembus lancar jaya, liburan setelah menikah bisa tenang, aman dan tenteram tanpa ada notifikasi  untuk mengirim laporan, paper, soal ujian, dan teman-temannya. Amiin.

Mohon doanya ya, teman :)

Regards,

Hari Raya

Tags

, , ,

Tak sengaja tadi sempat membaca Newsticker di Metrotv dan ternyata sebagian umat muslim di berbagai penjuru dunia seperti di Malaysia, Singapura, Arab Saudi dan Libanon melaksanakan sholat Ied hari ini. Begitu juga dengan masyarakat Muhammadiyah di Indonesia yang sudah melaksanakan sholat Iednya hari ini, berbeda dengan keputusan pemerintah yang menetapkan 1 Syawal jatuh pada besok. Banyak ibu-ibu yang kecewa dengan keputusan pemerintah karena hidangan lebaran sudah terlanjur matang, *ya kalau sudah siap, kenapa tidak disantap? pusing amat,hehe..* Euforia malam takbiran juga terasa kemarin malam di sekitar komplek rumah saya. Ba’da Isya, suara takbir mulai berkumandang yang bersaing dengan suara petasan. Namun beberapa waktu kemudian, jatuhlah keputusan pemerintah tentang hari lebaran, maka berbondong-bondonglah warga yang masih rajin sholat taraweh untuk ke masjid dan melakukan sholat taraweh sekitar pukul 20.30 WIB. Hehe..

Sebenarnya, mau lebaran hari ini atau besok, saya sama-sama tetap tidak bisa melaksanakan sholat Ied, karena kemarin baru saja menstruasi, :( Berarti Ramadhan kali ini saya tidak dapat awal dan akhir nih yaaa..Dan setelah melakukan evaluasi, ternyata masih banyak kekurangan dalam memanfaatkan Ramadhan kali ini. Mudah-mudahan godaan untuk memikirkan bagaimana penampilan saya besok tidak mendominasi saya dari memikirkan bagaimana menata hati supaya jadi lebih baik.

Untuk itu, setulus hati saya memohon maaf atas segala khilaf, tingkah yang menyebalkan, cerewet yang mengesalkan, wajah yang kemanisan, semoga semua yang tercinta dalam keadaan bersukacita..dan semoga masih ada kesempatan untuk bertemu Ramadhan depan..Minal Aidzin wal Faidzin, Happy Ied 1432 H ,everyone :)

Regards,

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.