Jam Bumi, Mau Ikut Berpartisipasi ?

Tags

, , ,

Hari Sabtu ini jatuh pada 31 Maret, hari Sabtu terakhir di bulan Maret. Ini artinya sekarang merupakan harinya Jam Bumi, atau yang populer disebut Earth Hour. Tepatnya pukul 20.30 – 21.30 waktu setempat, sebagian besar penduduk dunia yang ingin ikut berpartisipasi dalam meringankan beban bumi  akan memadamkan lampu dan peralatan listrik yang tidak perlu, sebagai wujud kesadaran dari dampak perubahan iklim.

Earth Hour sendiri awalnya merupakan kegiatan yang dicetuskan WWF tahun 2007 bekerjasama dengan The Sidney Morning Herald dalam mengajak penduduk Sydney untuk memadamkan lampu yang tidak digunakan selama satu jam. Tak disangka, ternyata kegiatan ini memiliki banyak dukungan dan kini menjadi petisi global atau agenda berbagai negara di dunia.

Cuma satu jam saja? Apa Efeknya ?

Dari situs Earth Hour Indonesia, saya menemukan ilustrasi mengenai apa yang bisa kita peroleh dengan ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini :

Aksi Sederhana, Dampak Luar Biasa

Sebagian dari kita mungkin menganggap aksi ini mudah. Benarkah?   Namun saya merasa jumlah masyarakat yang terlibat dalam aksi Jam Bumi lebih sedikit dari masyarakat yang masih tidak peduli atau memandang remeh aksi ini. Salah satu bagian kecil masyarakat golongan kedua itu adalah saya. Saya mengklaim diri saya sebagai pecinta alam, namun tiga tahun semenjak Earth Hour dikampanyekan di Indonesia, belum sekalipun saya benar-benar ikut ambil bagian. Entah sok sibuk atau merasa ini aksi ini tidak benar-benar penting, yang jelas hal ini sangat menyedihkan. Karena itu, saya  tidak ingin melewatkan kesempatan ini.  Memang, kesadaran harus dilakukan dari hal yang paling mudah, agar bisa diterapkan sesegera mungkin.

Setelah satu jam, jadi gaya hidup

Ya. Melindungi bumi memang tak cukup hanya satu jam saja setiap tahun. Tapi harus dilakukan setiap saat, setiap kali kita tidak sedang menggunakan peralatan yang membutuhkan listrik, atau mematikan lampu jika memang sinar matahari masih mampu menggapai ruangan kita. Salah satu contoh implementasinya di tempat kerja adalah tidak membiarkan komputer dalam keadaan menyala ketika jam istirahat. Atau mencabut adaptor dari surge protector (bahasa kerennya colokan :D ) ketika baterai gadget  telah terisi penuh. Terdengar mudah, namun tidak dalam pelaksanaannya. Ya kan ?

Jadi, saya berkomitmen untuk mencoba dari hal yang mudah. Saat ini. Dengan ikut andil dalam kegiatan Jam Bumi. Kamu pun bisa ikut berpartisipasi melalui jejaring sosialmu dan mengingatkan orang-orang terdekat semampunya untuk menyadari keberadaan hari ini.

Salah satu kegiatan mudah dan menyenangkan dalam mengkampanyekan Earth Hour yang saya lakukan adalah mengunjungi kanal Earth Hour Youtube. Dengan tagline  ” I Will if You Will : Do Something Awesome for the Environment, Get Something Awesome for Return” , saya bisa memilih aksi-aksi tantangan yang akan saya lakukan sebagai bentuk mendukung Earth Hour, sebagai imbalannya si Penantan dari berbagai penjuru dunia tersebut akan melaksanakan ‘sumpah’nya jika mencapai jumlah target pemilih tantangan yang ditetapkan.

Salah satu aksi yang saya pilih adalah : I Will Climb this Whole Building If You Agree to Take Public Transportation

Jadi, mana aksimu ? :)

Regards,

Posted from WordPress for Android

Ojek Kelas Atas

Tags

Mungkin saking ingin cepatnya menempelkan badan ini ke kasur tercinta, maka Rabu ini saya pulang teng go, istilah yang kerap digunakan rekan-rekan kantor untuk menggambarkan situasi pulang tepat waktu. Seperti biasa, rute yang saya naiki adalah 502 dan naik kereta dari stasiun tanah abang. Untunglah begitu sampai stasiun yang sumpah bikin pe er banget itu untuk sampai ke peron, commuter line tujuan pun tiba, jadi saya bisa sempat ikut berjuang untuk rebutan tempat duduk di gerbong wanita. Akhirnya dengan gerak cepat dan terlatih, saya pun mendapatkannya. Jadi, begitu kondektur memeriksa karcis, mata saya pun dengan alaminya terpejam begitu cepat. Entah berapa stasiun telah berlalu ketika saya terbangun begitu tiba-tiba dan panik karena takut stasiun sudimara terlewat, maka saya turun dengan refleks, lebih tepatnya ketika nyawa belum terkumpul sempurna.

Ternyata, saya turun di stasiun Jurangmangu. Alih-alih buru-buru menaiki commuter line yang belum menutup pintunya, saya pun memutuskan untuk mencoba pulang ke rumah dari stasiun Jurangmangu.Ini merupakan yang pertama kali sendiri  karena sebelumnya nebeng motornya nda :D setelah tiga bulan pindah ke Pamulang. Saya sangat menyukai stasiun ini, karena semuanya nampak teratur. Stasiun ini bersih dan nyaman. Selain itu juga ada ibu penjual snack yang menjual risol mayones yang enaaak sekali :P . Tepat di parkiran motor  itu, para tukang ojek berkumpul. Anehnya mereka tidak seagresif seperti tukang ojek kebanyakan yang pernah saya temui. Biasanya tukang ojek sangat bersemangat mengeluarkan bujuk rayu untuk menggaet penumpang agar menggunakan jasanya, namun disini mereka hanya duduk manis dan mengobrol dengan sesama pengojek lain hingga calon penumpang menghampirinya. Parahnya,saya jadi tidak bisa membedakan mana yang tukang ojek atau mana yang sedang menjemput keluarganya. Pada akhirnya saya pun bisa juga menemui seorang tukang ojek, meskipun tidak bisa dinilai jika hanya dilihat dari penampilannya yang rapi jali. Etika yang harus dipegang seorang penumpang ketika ingin menggunakan jasa kendaraan tanpa argo adalah menanyakan dulu tarif ke tempat tujuan.

Saya (S) : ” Bang, ke Sarana berapa?”

Tukang Ojek (TO) : “Sarana mana nih? Kedaung ?”

(S) : “Iya, daerah kavling itu..”

TO : “Ooh.. lima belas ribu aja..”

S :”Hah? LIMA BELAS RIBU? Saya biasanya dari Sudimara cuman delapan ribu bang..”

TO : “Yah kan beda kelasnya.. disini kan yang naik orang mentereng semua..orang kantoran..beda sama yang disono..Ibaratnya kalo taksi ya, ojek disini tuh blubednya..”

S : “What the *&^% ?”

Percakapan menyebalkan ini pun segera saya akhiri karena selain saya tidak ingin berdebat lebih lama dengan tukang ojek berkelas ini, saya juga ingin segera melanjutkan tidur yang sempat terputus di kereta.

Dengan proses tawar menawar sekenanya dan keterpaksaan dua belah pihak, akhirnya saya pun diantar menuju rumah dengan tarif sepuluh ribu rupiah. Ini pun masih lebih mahal daripada tukang ojek yang biasanya saya tumpangi dari sudimara, padahal stasiun sudimara lebih jauh daripada jurangmangu.

Oh please, fenomena tukang ojek kelas atas ini sungguh membuat Rabu sore saya kelabu.

Regards,

Posted from WordPress for Android

Apa Yang Membuat Hari Ini Terasa Istimewa?

Tags

Kalau pertanyaan itu diajukan pada saya hari ini, saya bisa menjawab dengan satu kalimat. Namun biar lebih seru, saya akan menceritakan proses penemuan jawabannya.

Sepanjang waktu kerja kantor, saya berhasil membuat diri saya menyelesaikan beberapa bacaan literatur terkait penelitian kantor. Saya sampai terkagum pada pencapaian yang luar biasa -buat saya- di tengah cuaca panas di luar sana dan sekian banyak pikiran berat di kepala yang menunggu untuk diatasi.

Kalau dirunut, apa yang membuat saya begitu bersemangat seharian adalah karena saya berhasil dengan mudah memperoleh apa yang benar-benar saya butuhkan sekarang.

Ceritanya, ketika saya ingin berangkat ke kantor, saya terjebak dalam keribetan super saat mencari kaos kaki bersih. Dan akhirnya, mengingat keterbatasan waktu yang dimiliki untuk mengejar jadwal commuter line. saya pun memutuskan menggunakan kaos kaki yang sudah saya pakai kemarin *yang mmmm..sejujurnya belum saya ganti dalam periode waktu yang cukup lama, eeww..

Begitu turun di peron 6 stasiun tanah abang, saya seperti sejuta pengguna kereta api lainnya, langsung berebut naik tangga, yang mana suasana kacaunya benar-benar membuat saya harus super duper sabar.

Begitu keluar dari stasiun, saya pun seperti biasa  langsung lurus menembus rayuan puluhan tukang ojek dan bajaj  yang minta untuk disewa. “Bu..mau kemana? sama saya aja?” atau  “Mba, panas nih, naik bajaj saya aja yuk..” atau yang hanya melambai-lambai sok kenal.

Di tengah suasana jumpa fans itu, saya melihat ada lapak kaos kaki, dan saya menemukan kaos kaki favorit saya disana. Guess what? Harganya jauh lebih murah daripada yang biasa saya beli di ITC atau mal lainnya. Biasanya saya membeli kaos kaki  tersebut dengan harga Rp 15.000 untuk dua pasang kaos kaki. Namun di lapak itu, dia menawarkan harga Rp 10.000 untuk 3 pasang kaos kaki nyaman sedunia itu. Saya tidak perlu adu urat buat menawar kaos kaki itu saja, saya sudah mendapatkan harga yang murah, dan itu membuat saya sangat terharu.

Kalian boleh berpikir bahwa saya ini berlebihan atau apa. Tapi memang yang membuat hari saya terasa lebih istimewa saat ini : 3 pasang kaos kaki favorit dengan harga sepuluh ribu rupiah saja.

Beasiswa S2 Kominfo 2012

Tags

, , ,

Yaaaayyy, beasiswa S2 Kominfo datang lagi! Buat yang ngebet ingin kuliah lagi, silahkan memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Batas waktu penyerahan syarat-syaratnya sebelum tanggal 29 Februari 2012. Jadiii, kalau kira-kira nilai TOEFL atau IELTS dan TPA (Tes Potensi Akademik) kalian masih belum mencukupi, masih ada waktu sebulan lagi untuk mendapatkan nilai minimum yang disyaratkan :) Syarat lainnya bisa dibaca dalam post ini.

Sekedar membantu membagikan info, beasiswa ini ditujukan untuk : PNS, yakni pegawai negeri sipil di lembaga kementerian dan lembaga non-kementerian, termasuk anggota TNI/ POLRI, baik di lingkungan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah ; Lembaga pendidikan, yakni pimpinan, dosen, dan staf pada lembaga-lembaga pendidikan, baik negeri maupun swasta; dan Karyawan Swasta, yakni karyawan dan karyawati perusahaan-perusahaan swasta, yang bekerja minimum 2 (dua) tahun dalam bidang TIK.

Syarat-syarat yang perlu kamu penuhi adalah kamu harus :

  1. Lulusan sarjana (S1)
  2. Memiliki IPK minimal 2.90 (dari skala 4)
  3. Memiliki nilai Institutional TOEFL (ITP)  minimal 570 atau IELTS minimal  6.5
  4. Memiliki nilai Tes Potensi Akademik (TPA) minimal 550
  5. Mendapat ijin dari pejabat yang berwenang ( Bagi PNS minimal Pejabat Eselon II, bagi dosen atau staf pengajar minimal Dekan, bagi karyawan/karyawati swasta oleh pimpinan perusahaan)
  6. Memiliki pengalaman kerja minimal 2 tahun
  7. Berusia maksimal 35 tahun
  8. Belum memiliki gelar dan tidak sedang menerima beasiswa lain dan/atau sedang mengikuti program pendidikan S2

Nantinya, kamu-kamu yang melamar beasiswa ini dan lulus dalam seleksi akan mengikuti program pendidikan S2 di perguruan tinggi yang bekerjasama dengan Kominfo  di Belanda, Jepang, Jerman, Korea Selatan dan Australia.

Pelamar wajib memilih program studi sesuai dengan bidang-bidang studi yang telah ditetapkan Kementerian Kominfo, diantaranya :

  1. Hukum (Cyber, Satelit, Telekomunikasi, dan bidang hukum lainnya yang terkait dengan TIK)
  2. Ekonomi (e-Commerce, e-Business, Accounting and Financial Information System, dan bidang ekonomi lainnya yang terkait dengan TIK)
  3. Ilmu Komputer
  4. Teknik Informatika
  5. Teknik Elektro/Elektronika
  6. Teknik Telekomunikasi
  7. Digital Media dan/ atau New Media
  8. Ilmu Komunikasi: Penyiaran, Jurnalistik, Periklanan, Design Grafis, Animasi, Public Relations, Media Kreatif

Naaah, kalau dari sekian banyak program studi, ada yang menjadi minat kamu, jadi tunggu apalagi, silahkan daftar online di sini dan lengkapi dokumen-dokumen berikut :

1. Fotokopi kartu identitas diri : Akte kelahiran, KTP, Paspor (jika sudah ada)

2. Fotokopi ijazah S1 yang dilegalisir

3. Fotokopi ijazah S1 yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris

4. Fotokopi transkip nilai S1 yang dilegalisir

5. Fotokopi transkip nilai S1 yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris

6. Fotokopi sertifikat ITP TOEFL/IELTS

7. Surat Keterangan Sehat dari Dokter

8. Fotokopi Sertifikat TPA dari UPP TPA Bappenas

9. Surat Keterangan Catatan Kepolisian

10. Letter of Acceptance dari perguruan tinggi luar negeri (bila sudah ada)

11. Pengalaman Akademik dan Motivasi Studi (lLampiran 1)

12. Surat pernyataan Pelamar bermaterai (Lampiran 2)

13. Surat rekomendasi Atasan (Lampiran 3)

14. Pas foto berwarna 4 x 6 cm sebanyak 4 buah

Semua syarat ini dikirimkan ke :

KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA

Tim Pengembangan Sumber Daya Manusia

Panitia Seleksi Beasiswa S2 Luar Negeri

Gedung Depan Kementerian Komunikasi dan Informatika Lt. 4

Jalan Medan Merdeka Barat No. 9

Jakarta – 10110

Memang cukup banyak dokumen yang harus dipersiapkan, namun kalau niat sudah bulat untuk sekolah lagi dengan beasiswa, tentunya semua keribetan ini bisa kamu jalani dengan ikhlas dan senang hati bukan ? :D

Selamat berjuang, semoga kamu menjadi salah satu pelamar yang berhasil yaaa :)

Oya,informasi selengkapnya kamu bisa baca langsung di situs Kominfo . Di sana juga kamu akan dapat template formulir untuk Lampiran 1, 2 dan 3.

Meja Rasa Baru

Tags

Hari ini saya bertekad untuk lebih baik lagi dalam bekerja. Ya, ini memang menyangkut resolusi tahun baru saya untuk menjadi peneliti resmi tahun ini. Dengan bekerja lebih baik, ini berarti saya akan lebih produktif dalam menghasilkan tulisan-tulisan. Hmm, sebenarnya saya juga ingin lebih maksimal di forum karya tulis ilmiah nanti. Soo, saya harus lebih rajin menulis dan menulis :) Dan semuanya tak akan bisa terlaksana dengan suasana meja kantor saya yang super.. Berantakan!  Haha, pasti kalau orang lain lihat, mereka ngga akan ngira kalau ini tuh meja cewe. Dan untung saja di kantor tidak ada program penilaian meja karyawan rapi dan tidak *err, mungkin juga karena ngga semua punya meja kerja sendiri, upss.. :D Kalau ada program seperti itu, seperti yang pernah saya alami waktu di Mandiri, pasti meja saya dapat pin lalat, sebagai pemenang kategori meja yang paling menggenaskan, hehe..
Lihatlah keadaan sebelumnya,

Saking malasnya, foto di pigura aja masih default dari undangan teman :D

Itu hanya yang tampak di luar, belum lagi yang ada di dalam laci-lacinya. Fuuh, saya sampai ngga sanggup buat ambil fotonya, hehe..

Dan jreng jreeeeeng.. Ini adalah keadaan sesudahnya *yang memakan waktu seharian untuk merapikannya :p

Agak buram sih, tapi yang penting rapinya kelihatan kaan? :)

Terlihat kan perubahan yang signifikan??? Dan perhatikan pernak-pernik perintilannya, lucu kaaaan, berasa kembali muda deh, huahaha.. Dan semua perintilan ini saya beli di pasar Jatinegara, huaa laper mata deh karena barangnya lucu-lucu sekali.
Sebenarnya ide menghias meja ini terinspirasi setelah saya nonton satu serial Korea berjudul Prosecutor Princess, yang mana tokohnya adalah seorang jaksa wanita yang girlie banget, dan doi menghias ruang kerjanya dengan sangat manis. Padahal itu ruangan buat investigasi kasus-kasus kriminal, tapi malah dibuat seperti suasana kamar gadis remaja. Dan saking centilnya, semua anak buahnya, ngga peduli wanita atau pria,  jadi ‘terpaksa’ pakai pulpen yang ada bulu-bulunya gitu, hehe..

Semoga dengan awal yang baik ini, dari meja kerja yang cantik ini *sama kayak yang punya cantik juga kan? , bisa menghasilkan karya tulis yang cantik juga. Amiiiin..
Semangaaaat \(^-^)/

Regards,

Posted from WordPress for Android

2012

Tags

Tidak terasa ya sudah berganti tahun, 2012. Hmm..Tahun baru, kebanyakan orang pasti sudah menyiapkan, atau minimal sudah terbayang apa yang ingin dilakukan atau dicapai setahun kedepan. Begitu juga dengan saya yang sudah memikirkan ini dan itu. So, daripada cuma dipikirkan yang nantinya bakal menguap begitu saja, tidak ada salahnya saya menuliskan sebagian kecilnya di blog tercinta ini. Siapa tahu, siapa tahu ya, keinginan-keinginan ini bisa tercapai karena termotivasi terus setiap melihat blog. :D

1. Menghilangkan embel-embel calon di depan jabatan fungsional saya. Ini artinya, saya harus bisa jadi peneliti, secara official. Untuk bisa mencapai kesana, saya harus MAU mengurus administrasi alias semua syarat-syarat yang telah ditentukan oleh LIPI untuk bisa secara resmi menjadi Peneliti Pertama. Ini juga artinya, saya HARUS rajin menulis karya ilmiah dan melakukan semua kegiatan penelitian dengan senang hati. HARUS BISA.

2. Lebih SERIUS untuk persiapan kuliah S3. Kalau untuk resolusi yang ini, prosesnya memang pasti akan panjang, Tapi ya kalau memang mau cepat kuliah S3, mau ngga mau semua persiapannya harus dijalani. Cari kampus dan jurusan yang sesuai dengan bidang kerja tapi juga yang selaras dengan peminatan, supaya kelak pas menjalankan kuliahnya bisa ikhlas biarpun tugasnya bisa bikin setengah gila. Nah, selain itu juga saya harus mulai gigih mencari beasiswa. Untuk ke arah sana, berarti saya harus bisa lulus tes IELTS atau TOEFL yang diakui secara internasional. Kalau begini, berarti selain keajaiban Tuhan, saya juga musti berusaha keras untuk bisa meningkatkan kemampuan bahasa inggris yang SUPER PAS, menjadi yang memenuhi standar. Pe er besar nih !

3. Have a baby. Ini menjadi doa sekaligus keinginan terbesar dan terindah yang saya harap dapat terpenuhi. Amiiin :)

Ada satu quote yang saya sering dengar dari salah satu iklan perusahaan asuransi jiwa. Di iklan tersebut, sang direktur bilang begini :

Kemarin adalah sejarah, hari ini adalah anugerah, dan esok adalah harapan…”

Terlepas dari apakah beliau mengkopi quote dari tokoh lain atau tidak, yang jelas apa yang dikatakannya memang benar.

Jadi, selamat berharap dan beraksi untuk masa depan yang lebih indah :)

Regards,

The Wedding Day : Akad

Tags

, ,

Akhirnya hari itu datang juga pada saya. Minggu, 20 November 2011. Pukul 11.00 WIB.

Berjalan *senti per senti* menuju masjid

Hari yang dinanti-nantikan hampir seluruh perempuan di dunia. Hari ketika seorang laki-laki menyatakan janjinya di hadapan Tuhan untuk menikahi saya. Disaksikan juga oleh kedua orang tua dan orang-orang yang menyayangi saya. Ketika kalimat akad tersebut diucapkan, dan disambut riuh ‘SAH’ di se-antero masjid Miftahul Wasliyah, tempat dilangsungkannya akad kami, meneteslah air mata saya. Air mata bahagia. Hari ini, resmilah saya menjadi istri dari laki-laki yang saya cintai, dan yang sangat mencintai saya.

Totally Happy :D

We’ve made it ! Itulah kata pertama yang dia ucapkan ketika saya duduk bersanding setelah kami sah menjadi sepasang suami istri. Memang untuk sampai ke tahap ini, begitu banyak hal yang telah kami alami. Dan rupanya, 4JJI meridhai untuk mengikatkan kasih sayang di antara kami.

Alhamdulillah, selain satu jam telatnya kedatangan penghulu, tidak ada cobaan lain yang berarti. *Padahal itu yang paling penting ya, hehe.. Dengan alasan pernikahan kami yang berlangsung di tanggal cantik sehingga sudah pasti banyak penggemarnya, maka saya memaklumi beliau yang super sibuk di hari itu. Begitu sampai pun, si penghulu itu tidak lama menginjakkan kaki di mesjid ini, karena harus segera meluncur ke tempat akad lainnya, yang juga sudah bisa ditebak, sang calon pengantin disana juga  pasti harap-harap cemas menantikan penghulu yang tak kunjung datang :grin:

Lagi-lagi berjalan *senti per senti*, tapi kali ini didampingi suami :D

Tapiiii, naik mobil memang lebih baik kalau kondisi kain bawahan super 'tight' kayak gini :D

Akad berjalan dengan baik, kemudan menuju ke rumah untuk melangsungkan syukuran kecil, sambil mengucapkan terima kasih kepada seluruh tamu yang sudah setia mengikuti jalannya akad, dan juga tamu undangan yang sudah menyempatkan diri untuk menghadiri dan memberikan doa restu kepada kami. Dan saatnya juga saya berganti baju, kebaya berwarna UNGU.

Bersambung di posting selanjutnya ya :smile:

Regards,

Satu hari lagi

Tags

Satu hari lagi. Bukan, sebenarnya beberapa jam lagi. Saya insya Allah akan melepas masa lajang, dan resmi mendapat status baru sebagai seorang istri. Dalam proses persiapannya kurang lebih dua bulan itu, memang mengisahkan banyak peristiwa. Yang manis maupun yang tidak menyenangkan hati. Namun semuanya bermuara pada kehendak Yang Maha Kuasa. Bahwa kita sudah berusaha melakukannya sebaik mungkin, tetap 4JJI yang menentukan. Ada rencana yang tidak terpenuhi sesuai keinginan, namun banyak pula pertolongan 4JJI yang menjadikan rencana tersebut terlaksana melebihi harapan. Maka rasanya tidak ada alasan untuk tidak terus mengucap syukur atas semua karunia. Saatnya meyakini hati bahwa 4JJI Maha Mengetahui kebutuhan hamba-Nya, dan semua yang terjadi itu terjadi atas izin 4JJI. Sebagai makhluk yang lemah pun tidak ada salahnya untuk terus berdoa, semoga 4JJI memberikan kemudahan dan kelancaran hajat esok tanpa kekurangan suatu apapun.

Mohon doa restunya ya, teman :)

Posted from WordPress for Android

Our Wedding Song List

Tags

,

Sampai tulisan ini dimunculkan, entah sudah berapa juta musik dihasilkan di muka bumi. Namun, memilih lagu-lagu yang akan dimainkan di hari bahagia kita nanti itu, masih jadi perkara yang sulit buat saya. Selain karena perbendaharaan musik saya yang super terbatas, saya juga harus berhati-hati memilih lagu, supaya yang ada nuansa sendu atau patah hati tidak sampai kecolongan dimainkan disana. Maka, ketika sang seksi repot yang mengatur segala urusan pernikahan kami meminta daftar lagu yang kiranya akan dinyanyikan di resepsi, saya pun kelabakan. Akhirnya berbekal mesin pencari, saya pun mencomot sana sini, supaya saya punya daftar pilihan lagu yang memadai. Jadi kalau misalnya nanti si penyanyi tidak bisa memainkan suatu lagu dalam daftar, dia bisa menyanyikan lagu lainnya. Tak lupa juga saya berusaha untuk memeriksa setiap baris liriknya untuk memastikan tidak ada situasi galau di lagunya. Sungguh, ini effort luar biasa yang pernah saya lakukan, karena sejujurnya saya jarang sekali memeriksa kesalahan-kesalahan pengetikan (misstyping) dalam pekerjaan saya.

Sedikit cerita, di antara beberapa lagu yang kami pilih, memang ada yang berkesan dalam perjalanan kami. Seperti Flowers in the Window yang dinyanyikan oleh band Travis. Lagu itu memang lagu favorit kami berdua, yang mungkin paling sering kita nyanyikan bersama di banyak kesempatan.

Oh wow look at us now..
flowers in the window,
its such a lovely day..
and i’m glad you feel the same
just stand up, out in the crowd
you are one in a million
and i love you so..
lets watch the flowers grow..

Akhir kata, mudah-mudahan post ini bisa sedikit membantu calon pengantin-calon pengantin di luar sana yang sedang mengalami keribetan yang sama.  Selamat memilih :)

Kautanta-Song in our nextstep (20 November 2011)

  1. Travis-Flowers in the window
  2. The Cardigans – Lovefool
  3. Afgan – Dia Dia Dia
  4. Sigur Ros – Agaetis byrjun
  5. Belle and sebastian – Funny Little Frog
  6. 311 – Love Song
  7. Maroon 5 – She Will be Loved
  8. Marc Anthony – I Need You
  9. Avril Lavigne – Smile
  10. Soko – Take My Heart
  11. Marc Anthony & J.Lo – No Me Ames
  12. Padi – Begitu Indah
  13. Sheila on 7 – Karena Aku Setia
  14. Maliq D Essential – The One
  15. Jason Mraz – I’m Yours
  16. James Blunt – You’re Beautiful
  17. Shania Twain – You’re Still The One
  18. Adrian Martadinata – Ajari Aku
  19. Celine Dion – Because You Loved Me
  20. Jason Mraz – Lucky
  21. Shania Twain-From This Moment On
  22. Glenn Fredly – Kisah Romantis
  23. Kahitna – Menikahimu
  24. Bosson – One in a Million
  25. Nat King Cole and Natalie Cole-When I Fall in Love
  26. Diana Ross-When You Tell Me That You Love Me
  27. The Beatles – I Wanna Hold Your Hand
  28. Peabo Bryson/Roberta Flack – Tonight I Celebrate My Love
  29. Ronan Keating – When You Say Nothing At All
  30. Andra & The Backbone – Sempurna
  31. Elvis Presley-Can’t Help Falling In Love
  32. Savage Garden- I Knew I Love You
  33. Sixpence None the Richer – Kiss Me
  34. Backstreet Boys – As Long As You Love Me
  35. Bryan Adams – Everything I Do
  36. Van Morisson- Dancing In The Moonlight
  37. Mandy Moore & Jonathan Foreman – Someday We’ll Know
  38. Mariah Carey – Thank God I Foud You
  39. Adam Sandler – Growing Old With You
  40. Savage Garden – Truly Madly Deeply
  41. NSync- This I Promise You
  42. Roxette – It Must Have Been Love
  43. Louis Armstrong – What a Wonderful World
  44. Beyonce – Crazy In Lov
  45. Dido – Thank You
  46. The Pretenders – I’ll Stand By You
  47. Aerosmith – I Dont Wanna Miss A Thing
  48. Goo goo Dolls – Iris
  49. Sheila On 7 – Saat Aku Lanjut Usia
  50. Maher Zain – Barakallah
PS. Kalau ada yang menanyakan apa makna dari lagu nomor 4 di atas, saya akan klarifikasi sekarang sebelum terlambat : itu adalah satu-satunya lagu yang direquest oleh nobitanta. Saya juga have no idea itu lagu pakai bahasa apa. Jadi saya tidak tahu itu lagu bercerita tentang apa. Begitupun nobitanta :lol:

Regards,

(Masih Tentang) Undangan Yang Tak Kunjung Datang

Tags

Hari Rabu sudah berlalu. Sang vendor undangan pun kembali tak bisa memenuhi janjinya, dan minta untuk diundur waktunya hingga hari Sabtu ini. Ketika ditelepon lagi, sang vendor pun lagi-lagi menjawab, maaf diundur ya jadi hari Senin depan. Karena besok kan Iedul Adha, jadi ngga ada anak buah yang bisa dipaksa untuk lembur.

Ya bener siiih, tapi kaaan..

Jadilah si aa setres sendiri. Akhirnya si aa membuat rencana, dengan membuat undangan backup di tempat lain sebanyak 200 undangan. Memang jatuhnya lebih mahal seribu rupiah per undangan dan tanpa poly, namun vendor baru ini menjanjikan bisa jadi di hari Selasa. Dan si vendor menyanggupi untuk membuatnya sama seperti rancangan sang desainer undangan.

Jujur, awalnya saya sempat tidak setuju dengan rencana ini. Meskipun bukan saya yang bayar, tapi tetap saja bakal jadi pemborosan. Yang seharusnya undangan jatuhnya cuma 2.500 rupiah per buah, yang mana itu harga yang terjangkau untuk undangan, eh malah jadi membengkak dengan adanya rencana backup ini.Saya sempat bertahan dan berargumen untuk meminta si aa sabar menunggu hingga hari Senin. Kan vendor undangan bilang, akan diusahakan jadi hari Senin depan. Namun si aa sudah hilang kepercayaan pada beliau, karena beberapa kali merasa dibohongi, hehe.. Si aa cuma ingin ada undangan fisik yang bisa dipegang dan sudah bisa mulai disebarkan. Terutama untuk rekan-rekan orang tua kami. Kalau untuk teman-teman aa dan saya, memang sudah disebarkan melalui jejaring sosial terhitung mulai 3 November kemarin(T.G.I.F = Thanks God Its Facebook :smile: ).

Memang jadinya over budget untuk urusan undangan, tapi apa mau dikata, solusi inilah yang membuat semua pihak terkait menjadi tenang. Jadi, harus diikhlaskan saja, supaya hasilnya bagus dan sesuai harapan, dan yang penting tepat waktu.

Mudah-mudahan semuanya lancar jaya. Amin.

Regards,

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.