Minggu yang Berat Untuk Indonesia
Bulan ini romanticpurpleisme belum diisi post sama sekali.
Rencananya saya akan membuka bulan ini dengan tulisan tentang kebahagiaan saya setelah bertemu dengan Manchester United terutama saat melihat mas Carrick bermain bola secara langsung di Gelora Bung Karno 19 dan 20 Juli ini dalam pertandingan persahabatan dengan tim Indonesia All Star.
Dengan suka cita, saya dan qurrota akan menyaksikan latihan tanggal 19 Juli dan bertanding tanggal 20 Juli-nya di Senayan bersama ribuan fans United lainnya.
Namun rencana tinggal rencana, tetap Allah yang Maha Menentukan.
Ironis, rencana kedatangan Manchester United yang diharapkan dapat memperbaiki citra Indonesia di mata dunia : ” Negaraku Aman Untuk Dikunjungi “, malah ternoda oleh perbuatan orang yang tidak bertanggung jawab dan merusak semuanya, menyakiti Indonesia yang sedang berjuang untuk bangkit dari segala persitiwa buruk yang telah menimpa negeri ini.
Jumat, 17 Juli 2009 jam 7 pagi, Indonesia kembali diguncang dengan ledakan bom yang terjadi di Hotel Ritz Cartlon dan JW Marriot(lagi) Jakarta, hotel dimana tim Setan Merah dan Indonesian All Star direncanakan menginap, serta menelan 9 korban jiwa dan puluhan korban luka-luka.
Sedih memang, mas Carrick dan kawan-kawan batal bertanding di Indonesia, karena saya dan ribuan penggemar lainnya sudah membeli tiket dari jauh-jauh hari dengan harapan berbunga-bunga sejak awal Januari tahun ini untuk dapat melihat mereka merumput di sini.
Tapi apalah arti kesedihan saya gagal menyaksikan MU dibandingkan perasaan keluarga yang harus kehilangan anggotanya karena menjadi korban dalam ledakan tersebut.
Uang tiket yang telah dibeli bisa diganti, tapi nyawa korban yang melayang tak akan kembali untuk selamanya.
Saya mungkin masih memiliki kesempatan untuk bertemu mas Carrick dkk entah kapan, namun para keluarga tersebut tidak mungkin lagi melihat senyum kerabatnya yang telah pergi.
Belum lagi trauma berat yang akan timbul dari puluhan korban yang berhasil selamat yang akan dialami dalam hidupnya.
Melalui tulisan ini, saya ingin mengucapkan bela sungkawa sedalam-dalamnya atas peristiwa ledakan bow Ritz Cartlon-JW Marriot 17 Juli 2009. Semoga 4JJI swt memberikan ketabahan pada keluarga yang ditinggalkan, dan kepada para korban luka-luka diberikan kekuatan untuk melewati cobaan ini. Amiin.


